Sambut May Day, Ribuan Buruh KSPI Akan Gelar Aksi Besok

Jakarta – Menyambut gelaran peringatan Hari Buruh Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Mei, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), berencana akan menggelar aksi serentak di empat kota di Indonesia, besok (12/4/2017). Selain sebagai prakondisi jelang May Day, aksi itu juga ditujukan untuk melakukan advokasi atas berbagai isu yang mereka usung.

Di Jakarta, aksi akan menyasar Kementerian ESDM perihal kasus PHK buruh PT Smelting Gresik sebanyak 309 yang merupakan anggota mereka. Selain itu aksi juga akan dilangsungkan di Istana Negara, Mahkamah Agung, dan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di Istana Negara dan Mahkamah Agung, KSPI mendesak agar pemerintah segera mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Isu ini secara konsisten diusung KSPI sejak pemerintah masih berencana menerbitkan aturan tersebut. Penolakan terhadap PP 78/2015 dikarenakan aturan tersebut telah membatasi kenaikan upah buruh.

Sementara di Mahkamah Agung, KSPI akan mendesak agar lembaga negara tertinggi di bidang hukum itu mengabulkan judicial review PP 78/2015 yang telah mereka ajukan.

Said Iqbal, Presiden KSPI juga mengkritik program ketenagakerjaan yang dikeluarkan oleh pemerintah berupa program pemagangan. Program tersebut disinyalir memiliki kaitan dengan kepentingan revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Kita menduga ada rencana program pemagangan itu berkaitan dengan gagasan pasar tenaga kerja yang fleksible. Melanggengkan sistem kerja kontrak dan outsourcing, merekrut tenaga kerja dengan upah murah, mudah melakukan PHK, dan pesangon yang kecil,” ujarnya seperti tertulis dalam rilisnya.

Rangkaian akhir aksi akan dipusatkan ke kantor KPK, dengan desakan untuk segera menuntaskan kasus korupsi e-KTP. Bagi KSPI, korupsi adalah musuh bagi rakyat, termasuk buruh, sehingga mendorong KSPI untuk ikut serta mendorong agar penyelesaian kasus tersebut dapat segera dilakukan oleh KPK.

“Korupsi adalah musuh kita semua. Karena korupsi, uang negara hanya mengalir ke kantong segelintir orang. Kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sulit diwujudkan. Karenanya buruh akan mengambil bagian dalam perang melawan korupsi,” pungkas Said Iqbal.

Seruan aksi tersebut disampaikan juga oleh KSPI melalui berbagai media sosial yang ada. Selain di Jakarta, aksi serupa juga akan digelar di Aceh, Batam, Sumtra Utara, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan berbagai daerah lainnya. (mif)

 

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]