Indutri Otomotif Serap 2,4 Juta Tenaga Kerja

Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan bahwa industri otomotif yang ada di Indonesia, mampu menyerap jutaan tenaga kerja. Dalam catatan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, setidaknya industri otomotif menyerap 2,4 juta tenaga kerja.

Saat ini, industri otomotif menjadi salah satu industri andalan di Indonesia karena serapan tenaga kerja yang cukup besar. “Industri otomotif menjadi salah satu andalan. Mempekerjakan banyak tenaga kerja, melibatkan perusahaan pemasok, mulai dari tier 1, 2, dan 3 yang jumlahnya sekitar 1.800 perusahaan,” ujar Airlangga, seperti diwartakan oleh kumparan.com.

Hal tersebut diutarakannya usai menghadiri perayaan produksi 5 juta unit pabrik Daihatsu dan peresmian pusat R&D di Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur, Jawa Barat Senin (10/4/2017).

Salah satu yang ia contohkan adalah perusahaan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang mampu melibatkan 263 pemasok komponen lapis pertama, dan 1.315 pemasok komponen pada lapis kedua. Total dari rangkaian industri tersebut, setidaknya mampu menyerap sekitar 900 ribu tenaga kerja.

Ia optimis pertumbuhan penjualan industri otomotif di dalam negeri masih akan tetap tinggi dan menunjukan tren positif. Pada tahun 2020, ia berharap penjualan produk otomotif dalam hal ini adalah mobil, dapat mencapai angka 2,5 juta unit. “Pada tahap ini (pabrik-pabrik) sudah melakukan otomatisasi dan penggunaan robotik (pada proses produksi),” imbuhnya.

Kemenperin sendiri menargetkan Indonesia tidak hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga bisa menjadi pusat pengembangan dan riset industri otomotif pada masa mendatang. “Tentu dalam pengembangannya membutuhkan koordinasi dan pemahaman visi dan misi antara pemerintah dengan pelaku usaha otomotif,” pungkasnya. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]