Sejak 12 Februari Hingga 27 Maret 2017, 2.200 Karyawan Freeport Dirumahkan

Papua – Data Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Perumahan Rakyat Mimika, Papua menyebutkan paling tidak sebanyak 2.200 karyawan PT Freeport telah dirumahkan dalam kurun waktu 12 Februari 2017 hingga 27 Maret 2017. Jumlah itu meliputi 200 karyawan Freeport yang dirumahkan dan 2.000 karyawan perusahaan terkaitnya yang mengalami pemutusan hubungan kerja.

Dikutip oleh antaranews.com, Kepala Disnakertrans Mimika, Septinus Somilena mengatakan bahwa perusahaan tambang itu melakukan pemutusan hubungan kerja dan merumahkan sebagian karyawannya setelah aktivitas produksinya berhenti pada Februari.

Namun demikian, sejak akhir Maret 2017 PT Freeport beserta perusahaa terkaitnya sudah menghentikan pengurangan karyawan. “Itu termasuk Freeport yang merumahkan karyawan maupun perusahaan privatisasi yang selama ini mem-PHK karyawannya, sejak 27 Maret sudah berhenti,” kata Septinus Somilena di Timika, Rabu (5/3/2017).

Tak dijelaskan lebih rinci perihal penghentian pengurangan karyawan tersebut apakah bersifat sementara atau permanen. Pihaknya juga belum mendapatkan informasi apakah para karyawan yang dirumahkan atau di PHK tersebut akan dipekerjakan kembali atau tidak. Namun ia menyarankan agar Freeport dan perusahaan terkaitnya mempekerjakan kembali karyawan yang terdampak pengurangan pekerja.

Sebelumnya, manajemen PT Freeport Indonesia yang diwakili dua Wakil Presiden Direktur-nya, Bill Raising dan Benny Johanes, juga telah melakukan sosialisasi perbaikan jam kerja karyawan bertempat di Kantor Facilities Management Tembagapura, Mimika, Papua.

Sesuai penjelasan pihak manajemen PT Freeport, langkah-langkah efisiensi dimaksud berlangsung di seluruh sektor pembiayaan, mulai dari pengurangan jam kerja karyawan, pemangkasan pekerja hingga penghentian sementara waktu beberapa kegiatan eksternal perusahaan. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]