2.000 Pekerja Bandara di Berlin, Jerman, Mogok Kerja Tuntut Kenaikan Upah

Jerman — Mogok kerja yang dilakukan para pekerja di bandara Tegel dan Schonefeld, Berlin, Jerman, telah melumpuhkan penerbangan di sana. Mogok kerja dilakukan para pekerja dimulai pada 13 Maret 2017, sejak pukul 04.00 waktu setempat. Pekerja menuntut kenaikan gaji dan jam kerja yang lebih baik.

Aksi tersebut digalang oleh Serikat Verdi yang mewakili 2.000 ground crew akan dilakukan sampai hari Selasa, 14 Maret 2017, pukul 05.00 waktu setempat. Mogok kerja telah membuat sekitar 700 penerbangan di dua bandara tersebut dibatalkan, demikian seperti dilaporkan oleh Reuters.

Serikat pekerja menginginkan kenaikan upah untuk petugas bandara sebesar 12 euro atau sekitar Rp171.000 per jam, dari yang sebelumnya sekitar 11 euro. Sementara pihak manajemen bandara Berlin menawarkan kenaikan 10 sen upah per jam.

Selain itu, pihak serikat juga meminta kondisi kerja yang lebih baik. Pihak serikat mengatakan bahwa durasi kerja terlampau lama sementara volume pendapatan pekerja dianggap terlalu kecil.

Pekerja yang melakukan mogok merupakan petugas bandara yang bekerja sebagai pemeriksa penumpang, bongkar muat pesawat, dan mengarahkan pesawat di landasan. (phe)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]