Perundingan Perjanjian Kerja Bersama antara Serikat dan Manajemen PT Vale Menemui Jalan Buntu

Jakarta – Negosiasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XVII periode 2017 – 2018 antara manajemen PT Vale Indonesia, Tbk dengan serikat pekerja PT Vale Indonesia mengalami jalan buntu. Setelah menjalani perpanjangan negosiasi selama sebulan sebagaimana diatur dalam Permenaker Nomor 28/2014, perundingan PKB belum juga meneukan kesepakatan antar kedua belah pihak.

Akibat dari gagalnya perundingan tersebut, dan sesuai pasal 29 ayat 3 permenaker Nomor 28/2014, maka akan berlaku PKB sebelumnya (PKB XVI) sampai PKB yang baru disepakati.

Terkait gagalnya perundingan PKB ini, ketua tim perunding dari serikat pekerja, Hasbi Bidol menjelaskan bahwa gagalnya perundingan PKB ini karena pihak pengusaha dalam hal ini PT. Vale Indonesia, Tbk tidak memperhitungkan faktor tidak adanya kenaikan gaji karyawan serta benefit lainnya di tahun 2016, inflasi nasional 2016, serta perkembangan ekonomi nasional sebagaimana yang diatur dalam PP 78/2015 tentang Pengupahan.

Pihak serikat menilai perlunya peninjauan dalam komponen penentuan kenaikan gaji, serta tunjangan-tunjangan karyawan lainnya. “Jika faktor inflasi tidak diperhitungkan, daya beli karyawan akan menurun,” ujar Hasbi dalam keterangan persnya.

Tim perunding dari pihak serikat telah mengusulkan agar biaya untuk karyawan di sampaikan lebih jelas agar bisa dinegosiasikan distribusinya terkait kenaikan upah, tunjangan, bantuan pendidikan, kesehatan dan beberapa manfaat yang diterima karyawan dan keluarganya.

Tim perunding juga telah menawarkan beberapa penyelesaian alternatif terkait biaya karyawan yang direncanakan perusahaan di tahun 2017 dan 2018, namun tawaran tersebut tidak diterima oleh pihak pengusaha termasuk membicarakan kenaikan gaji tahun 2017 dan 2018 bersama-sama sebagaimana yang terjadi pada negosiasi PKB sebelumnya.

Atas gagalnya perundingan ini, Hasbi menjelaskan beberapa langkah-langkah yang akan ditempuh pihak serikat pekerja, yaitu mensosialisasikan pasal-pasal yang tidak disepakati dalam perundingan kepada karyawan, serta menkonsolidasikan kepada Federasi dan Konfederasi dari Serikat Pekerja/Serikat buruh masing-masing.

Harapannya Federasi maupun Konfederasi akan menkaji akibat gagalnya perundingan dan materi perundingan PKB, serta dapat menkomunikasikan ke Kementrian Ketenagakerjaan terkait hal ini.

Sementara kepada seluruh karyawan PT Vale Indonesia, tim perunding menghimbau untuk tetap bekerja seperti biasanya, menjaga solidaritas dan menunggu instruksi serta arahan selanjutnya dari pengurus serikat pekerja. (idr)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]