Tahun 2017 BPJS Ketenagakerjaan Siapkan 25 Ribu Rumah untuk Peserta

Jakarta – Pada tahun 2017 ini, Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencanangkan target pembangunan rumah untuk pekerja. Hal ini disampaikan oleh Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan Khishna Syarif, di Jakarta (20/1/2017).

Program penyediaan rumah tinggal bagi pekerja adalah bentuk upaya dari BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan manfaat tambahan bagi peserta. “Kami menargetkan penyediaan 25.000 rumah utk pekerja dalam satu thn ke depan,” kata Krishna Syarif, dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, program pembangunan rumah tersebut akan dipersiapkan dari berbagai sisi, mulai dari regulasi sampai dengan ketersediaan dan permintaan akan perumahan. Untuk regulasi, BPJS Ketenagakerjaan saat ini sedang menyusun peraturan turunan dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 35 Thn 2016 yang mengatur tentang layanan tambahan, termasuk perumahan untuk peserta dan mekanisme kerjasama mitra strategis.

Sementara dari sisi supply dan demand, BPJS Ketenagakerjaan akan menempatkan dana yang dimilikinya di bank, untuk dapat tersalurkan dalam bentuk kredit untuk para pengembang. “Kami akan menempatkan dana di bank pemerintah untuk pemberian kredit konstruksi dengan bunga menarik bagi perusahaan pengembang (developer) yang membangun perumahan sesuai kriteria yang ditetapkan,” ungkapnya.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga akan mendorong peran dari pasar modal untuk mau melakukan investasi dalam pembangunan perumahan bagi pekerja. Krishna Syarif mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah mengundang manajer investasi untuk membicarakan perihal pendanaan pembanhunan rumah bagi pekerja.

“Kami mengundang perusahaan pengembang dan manajer investasi, serta investor untuk ikut aktif berperan. Nantinya perusahaan pengembang diharapkan dapat membangun perumahan pekerja yang letaknya berada di lingkungan kawasan industri, maupun di lahan yang sudah tersedia,” tuturnya lebih lanjur.

Bagi pekerja yang ingin mendapatkan kredit perumahan dari BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya akan bekerja sama dengan bank pemerintah untuk menyalurkan kredit pembelian rumah. Ada tiga jenis pinjaman, antara lain uang muka, kredit pemilikan rumah dan renovasi rumah. “Kriteria penerima pinjaman akan direkomendasikan dari BPJS Ketenagakerjaan, dan kelayakan utk mendapat pinjaman tetap berdasarkan analisa kredit dari mitra perbankan,” pungkas Krishna.

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]