Penerimaan Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Capai Rp 38 Triliun

Jakarta — Penerimaan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan per Oktober 2016 telah mencapai angka Rp 38,70 triliun. Dalam prosentase, angka tersebut telah mencapai 90,72 persen dari target tahun 2016 yang sebesar Rp 42,66 triliun.

Jumlah penerimaan tersebut disampaikan ole Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Abdul Latif, saat kunjungannya di Yogyakarta. “Hingga Oktober 2016, kinerja BPJS Ketenagakerjaan sudah mendekati target yang ditetapkan untuk periode tahun 2016,” ujar Abdul Latif.

Abdul Latif yang hadir dalam acara BPJS Ketenagakerjaan Superweekend 2016, di Jogja City Mall, juga mennyampaikan data capaian kepesertaan pada Oktober 2016. “Untuk tenaga kerja aktif mencapai 21.073.391 peserta atau 96,14 persen dari target 2016,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait dengan dana investasi yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan per Oktober 2016, telah mencapai Rp 250,33 triliun, dengan hasil investasi sebesar Rp 19,30 triliun.

BPJS Ketenagakerjaan Superweekend 2016, merupakan media edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial. “Kegiatan itu merupakan upaya menjaring kepesertaan secara masif di sejumlah wilayah Indonesia khususnya Kota Yogyakarta,” katanya. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]