Raksasa Otomotif Dunia, Volkswagen Akan Pangkas 30 Ribu Pekerjanya

Jerman – Salah satu perusahaan otomotif terbesar di dunia, Volkswagen, berencarana akan memangkas sebanyak 30 ribu pekerjanya yang tersebar di seluruh dunia. Dari total 30 ribu tersebut, 23 ribu diantaranya adalah para pekerja yang bekerja di Jerman.

Seperti dikutip oleh BBC, (21/11/2016), pemutusan hubungan kerja tersebut merupakan akibat dari kasus skandal emisi yang menimpa perusahaan asal Jerman tersebut. Sampai saat ini, Volkswagen juga masih berusaha memulihkan namanya atas skandal emisi yang masih membelit perusahaan tersebut.

Akibat dari kasus skandal emisi tersebut, Volkswagen telah menyetujui untuk membayar denda kepada otoritas AS dan pemilik 500 ribu mobil VW. Tak tanggung-tanggung, denda yang harus dibayarkan adalah sebesar 15 miliar dollar AS.

Akibat dari itu semua, VW harus melakukan berbagai efisiensi, termasuk diantaranya adalah penguragan tenaga kerja. Setidaknya, VW akan menghemat sebesar 3,92 miliar dollar AS dari efisiensi tenaga kerja.

Namun demikian, perusahaan yang terkenal dengan jenis mobil VW Kodok tersebut, masih akan melakukan berbagai inovasi untuk dapat mempertahankan perusahaan. Diantaranya adalah pengembangan mobil elektrik dan mobil tanpa pengemudi, atau dapat berjalan sendiri. Dari pengembangan tersebut, diperkirakan VW akan dapat menciptakan 9.000 posisi lapangan pekerjaan baru.

Saat ini, raksasa otomotif tersebut setidaknya memiliki total pekerja sebanyak 610 ribu yang tersebar di 31 negara. Sementara di Jerman, jumlah pekerja yang bekerja di perusahaan itu sebanyak 120 ribu orang. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]