PN Jakarta Pusat Putuskan 26 Aktivis Tidak Bersalah dan Dinyatakan Bebas

Jakarta — Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta, telah membacakan vonis dalam kasus penangkapan 26 aktivis yang menolak PP No. 78/2015 tentang Pengupahan. Dua orang pengabdi bantuan hukum LBH Jakarta dan seorang mahasiswa yang menjadi terdakwa, dinyatakan tak bersalah dan dibebaskan.

Dalam pembacaan vonis dihadapan para terdakwa, hakim menyebutkan bahwa untuk perkara Tigor dan Obed dari LBH Jakarta, serta Hasyim seorang mahasiswa, tuduhan primair terhadap mereka tak terpenuh unsur kesengajaan untuk melawan aparat.

Begitu juga dengan tuduhan subsidair, juga dinyatakan tidak terbukti sebagaimana yang dituduhkan dan dituntutkan oleh Jaksa Penuntut Umum. Sehingga majelis hakim mengeuarkan putusan bahwa para terdakwa haruslah dibebaskan.

Sementara itu, untuk dakwaan primer terhadap 23 aktivis buruh yang dituduh dengan pasal 216 KUHP melawan petugas, dinyatakan tidak terbukti. Dan untuk dakwaan sekunder pasal 218 KUHP, tidak mengindahkan perintah aparat untuk membubarkan diri, hakim memutuskan 23 buruh, tuduhan tidak terbukti dan dinyatakan bebas.

Sehingga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menyatakan bahwa 26 aktivis yang ditangkap oleh polisi dan didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum, dinyatakan tidak terbukti. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]