Ribuan Buruh Masih Bertahan di Gedung Sate, Bandung

Bandung — Ribuan buruh dari berbagai serikat, sampai sore ini masih bertahan di depan Gedung Sate Bandung. Mereka sejak siang melakukan aksi, mengawal rapat pleno dewan pengupahan untuk penetapan upah minimum kabupaten/kota se Jawa Barat.

Salah satu serikat buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), berkomitmen untuk melakukan aksi sampai penetapan upah diketuk oleh Gubernur. “Kami di sini akan mengawal penetapan UMK. Hari ini menjadi nasib upah kami para buruh di Jawa Barat,” kata Sudaryanto di depan Gedung Sate.

Selain mengawal penetapan UMK, buruh juga menyatakan menolak PP 78/2015 tentang Pengupahan yang dinilai telah membatasi kenaikan upah buruh, dan menjadi bagian dari kebijakan politik upah murah yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Sudaryanto menyatakan bahwa upah di Jabar harus naik 31%, sesuai dengan kebutuhan hidup layak dan kenaikan harga kebutuhan pokok. “Upah yang saat ini tak mampu menopang kehidupan yang layak dan sejahtera bagi buruh,” sambungnya.

Saat aksi, wilayah Gedung Sate sempat diguyur hujan, namun buruh tetap bertahan dan tak bergeming dari lokasi aksi. Aksi juga sempat diwarnai aksi saling dorong antara buruh dan aparat, karena rasa kekecewaan para buruh, dimana Gubernur Jabar enggan menemui massa buruh.

Sementara itu, menurut Fery, salah seorang koordinator aksi dari SPSI Jabar, kedatangan para buruh hanya untuk satu tujuan, yakni meminta Aher untuk mengabaikan PP 78/2015 yang dijadikan dasar UMK.

“PP 78/2015 tiada lain hanya merupakan produk titipan kaum pemodal dan kaum liberal. PP Pengupahan hanya makin menyengsarakan kehidupan kaum buruh,” ujar Fery seperti diwartakan Tribunnews. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]