Korsel Akan Larang Perusahaan Menghubungi Pekerja di Luar Jam Kerja

Korea Selatan – Pada tahun 2014 lalu, Korea Selatan disebut-sebut sebagai negara dengan jam kerja tertinggi di dunia. Rata-rata jam kerja di sana mencapai 2.124 jam per tahun. Laporan terbaru dari Buruh dan Institut Masyarakat Korea menyebutkan bahwa pekerja dipaksa bekerja ekstra rata-rata 11 jam dalam seminggu, dengan menggunakan media elektronik.

Hal ini telah mencapai titik tertuntu, dimana mereka juga bekerja di akhir pekan tanpa dibayar, dan akhirnya menjadi kebiasaan. “Penggunaan perangkat pintar untuk bekerja, mengaburkan batas-batas antara pekerjaan dan kehidupan keluarga. Yang kemudian berdampak negatif antara pekerjaan-keluarga dan keseimbangan kehidupan,” tulis laporan itu, seperti diwartakan The Guardian.

Hal inilah yang mendorong para pekerja di Korsel, meminta kepada pemerintah untuk membuat regulasi yang melarang bagi perusahaan untuk menghubungi pekerjanya, ketika tidak bekerja atau sedang berada di rumah.

Regulasi tersebut sedang dipertimbangkan oleh Korsel, dan rancangan aturan tersebut juga telah diserahkan kepada parlemen pada tanggal 2 November 2016 lalu. Rencana tersebut juga mendapatkan dukungan dari sekitar 12 anggota parlemen dari partai oposisi.

“Semakin banyak perusahaan mengirimkan tugas menggunakan media sosial atau pesan singkat, dan menelepon karyawannya ketika di rumah. Ini bisa membuat tingkat stres yang serius kepada para pekerja,” pernyataan tertulis dari anggota parlemen.

Parlemen Korea sendiri juga terus melakukan kampanye tentang kehidupan yang bebas dari stres. Para pekerja diminta untuk tidak melakukan apa-apa di luar jam kerja, dengan tidak berbicara atau menggunakan perangkat elektronik.

Catatan dari parlemen Korea menyebutkan bahwa banyak pekerja yang dihubungi oleh perusahaan di saat larut malam. Bahkan ketika mereka libur. Hal ini dirasa membuat semakin banyak pekerja yang menuntut disahkan RUU tersebut, sehingga memungkinkan pekerja memiliki kehidupan pribadi yang lebih bebas. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]