Apindo Jateng Minta Pemprov Tidak Intervensi Besaran Skala Upah

Semarang – Momentun penetapan kenaikan upah untuk tahun mendatang, tidak hanya direspon oleh kalangan buruh saja. Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), juga memberikan respon dalam proses penetapan upah yang saat ini tengah digodok di berbagai daerah.

Apindo Provinsi Jawa Tengah, secara tegas mengatakan agar pemerintah provinsi setempat, tidak mengintervensi besaran skala upah. Mereka beralasan setiap pengusaha mempunyai kemampuan berbeda-beda. “Setiap pengusaha punya ketentuan sendiri berdasarkan berbagai pertimbangan. Salah satunya berdasarkan kemampuan, produktivitas, dan prestasi pekerja,” kata Ketua Apindo Jawa Tengah, Frans Kongi.

Seperti diwartakan oleh Antara, Apindo juga mengklarifikasi perihal skala upah dan kaitannya dengan masa kerja. Menurut Frans, buruh yang sudah bekerja selama tiga tahun, belum tentu lebih produktif dari yang dua tahun. “Industri menilai tingkat produktivitasnya, bukan masa kerjanya,” ujarnya.

Kendati demikian, Frans juga mengatakan bahwa lamanya masa kerja tetap diperhitungkan oleh kalangan pengusaha. “Faktor masa kerja tetap diperhitungkan. Namun porsi perhitungannya tidak terlalu besar. Seperti juga faktor pendidikan yang juga menjadi pertimbangan dari kalangan dunia usaha dalam menentukan upah,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jawa Tengah, Wika Bintang, mengatakan bahwa penetapan besaran kenaikan upah, akan menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 78/ 2015 tentang Pengupahan.

Melalui perhitungan dalam PP Pengupahan, maka setiap perusahaan diwajibkan menetapkan struktur dan skala upah. “Pekerja yang masa kerjanya kurang dari satu tahun, mengunakan UMK yang ditetapkan gubernur. Yang masa kerja di atas setahun ada level-levelnya, dua tahun berapa, tiga tahun berapa,” ujarnya. (pur)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]