Hanif Dhakiri: Pengawas Ketenagakerjaan Harus Responsif, Adil dan Anti Sogok

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, meminta kepada tenaga pengawas ketenagakerjaan baik di pusat maupun daerah untuk bertindak responsif, adil dan anti sogok. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam dapat koordinasi pengawas ketenagakerjaan di Jakarta.

Acara yang digelar pada 31 Agustus 2016 lalu tersebut, Hanif Dhakiri menegaskan bahwa tenaga pengawas ketenagakerjaan memiliki kredibilitas yang baik. “Harus mawas diri, dan mengevaluasi kinerjanya agar semakin efektif. Tenaga pengawas harus kembali merebut kepercayaan publik, dengan bekerja penuh dedikasi, adil, anti sogok, tegas, cepat tanggap dan aspiratif,” ujarnya.

Menurutnya, yang paling utama dilakukan adalah penataan tenaga pengawas ketenagakerjaan, sesuai dengan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Hal itu ditegaskannya pada rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh pejabat eselon I Kementerian Ketenagakerjaan, kepala dinas propinsi dan kabupaten kota bidang ketenagakerjaan, dan pengawas ketenagakerjaan se Indonesia.

Adapun kunci dari kerja-kerja tenaga pengawas adalah mewujudkan kepastian hukum, termasuk hukum perburuhan. “Penegakan hukum ketenagakerjaan menjadi kunci bagi terwujudnya iklim ketenagakerjaan yang kondusif dan berkeadilan. Perlindungan tenaga kerja sangat bergantung pada kinerja wasnaker,” ujarnya seperti dikutip dalam laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

Tindakan tenaga pengawas ketenagakerjaan yang seperti diucapkannya, merupakan bentuk dari kehadiran Negara dalam bidang ketenagakerjaan. Adapun isu penting yang harus diperhatikan oleh tenaga pengawas adalah Kesehatan dan Keselamatan kerja, masalah Tenaga Kerja Asing, dan pekerja anak.

“Masalah Tenaga Kerja Asing perlu dilakukan pengawasan secara intesif. Jika legal dan sesuai aturan tidak ada masalah. Namun jika ilegal, harus ditindak tegas. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah masalah pekerja anak. Jangan sampai penghematan anggaran mereduksi jumlah program untuk pemberdayaan pekerja anak,” pungkasnya. (idr)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]