Akhir September, Buruh Korea Selatan Kembali Lancarkan Mogok Nasional

Korea – Menyusul India yang telah melakukan mogok kerja secara nasional sejak tanggal 2 September 2016 lalu. Hari ini para buruh di Korea Selatan yang tergabung dalam Korean Confederation of Trade Unions (KCTU – Konfederasi Serikat Buruh Korea), juga berencana melakukan aksi mogok kerja secara nasional.

Dikutip dari laman resmi KCTU, para buruh dari sektor publik rencananya akan melakukan mogok kerja secara nasional pada akhir bulan September 2016. Mogok tersebut diklaim sebagai mogok yang paling besar dalam sejarah gerakan buruh di Korea.

Mogok tersebut adalah imbas dari kebijakan pemerintah Korea Selatan atas upah dan sistem diskriminatid pada semua lembaga publik. Sistem pengupahan yang dibuat merupakan model pembayaran yang terburuk di dunia, terkait dengan kinerja para buruh. Sistem tersebut juga dinilai akan menciptakan persaingan diantara para buruh, dan akan menghancurkan tim kerja yang dibutuhkan untuk penyediaan layanan publik yang berkualitas.

KCTU menduga, sistem tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah Korea Selatan untuk meliberalisasi sektor publik, serta upaya untuk melakukan privatisasi sektor energi dan kereta api.

Sedianya pada tanggal 22 dan 23 September 2016, KCTU akan melakukan mobilisasi pemogokan buruh secara nasional oleh buruh di sektor publik. Dimana pada tanggal 27 September 2016, buruh di sektor layanan umum dan transportasi akan melakukan mogok kerja. Dan disusul pada tanggal 28 September 2016, oleh para buruh di bidang keseharan dan kedokteran. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]