SBSI Bulungan Minta Disnakertrans Fasilitasi Perundingan Upah

Bulungan – Rapat bipartite antara pihak PT. Kayan Lestari dengan para pihak buruh yang tergabung didalam Serikat Buruh Sejahtra Indonesia (SBSI), belum mencapai titik temu. Para buruh menuntut upah sesuai UMK dan meminta Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bulungan, memfasilitasi perundingan.

Namun demikian, pihak Disnakertrans mengatakan belum menerima hasil pembahasan rapat tersebut. Demikian disampaikan oleh Heriyanti selaku Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Bulungan, Jumat (26/8/2016).

Heriyanti juga mengungkapkan bahwa perundingan yang dilaksanakan oleh kedua belah pihak tersebut, haruslah disertai dengan bukti notulen rapat agar pertemuan tersebut bukan hanya wacana saja. Sementara kedua belah pihak yang bersengketa mengatakan bahwa mereka sudah melaksanakan dua kali perundingan, akan tetapi itu masih belum cukup bukti jika tidak adanya lampiran tertulis dari notulen.

Jika adanya bukti terlampir dan tertulis dari hasil rapat yang dilaksanakan oleh kedua belah pihak sudah secara bipartite, maka pihak Disnakertrans Kabupaten Bulungan siap untuk memfasilitasi persengketaan mengenai rapel gaji, gaji tidak sesuai UMK (upah minimum kabupaten/kota), dan tuntutan agar para buruhnya mendapatkan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan.

Pihak Disnakertrans Kabupaten Bulungan mengatakan masih menunggu laporan hasil rapat tersebut. “Sampai saat ini laporan perundingan tersebut belum kunjung sampai dimeja saya, “ tambahnya seperti diwartakan oleh Kaltara.co.

Para buruh didalam mengajukan tuntutan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketengakerjaan, sebagai landasan hukumnya. Perihal tuntutan yang diajukan oleh karyawan kepada perusahaan, itu terkait kewajiban perusahaan untuk memberikan upah sesuai dengan UMK sebesar Rp2.254.000.

Sebagai informasi, konflik yang terjadi antara PT Kayan Lestari dengan para buruhnnya, mulai terlihat dipermukaan sejak adanya aksi demo karyawan bersama SBSI di Gedung DPRD Bulungan pada Jumat (19/8) lalu.

Pada berlangsungnya aksi, buruh menyuarakan keresahaannya karena gaji/upah yang mereka terima dari PT Kayan Lestari tidak sesuai dengan UMK. Selain itu para karyawan juga menuntut dibayarnya rapel gaji yang telah ditunda oleh pihak perusahaan, lalu mereka juga menuntut hak pekerja untuk mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan. (mif)

 

 

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Alfa Gumilang

Alfa Gumilang

Redaksi kabarburuh.com dan aktif di Komunitas Kretek.