AJI Bandung: 7 dari 24 Perusahaan Media Tak Memberikan THR Sesuai Ketentuan

Bandung – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung melakukan survei terkait pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para jurnalis di Bandung. Survei melibatkan 24 responden, dan dipresentasikan di Gedung Indonesia Menggungat, kemarin (1/8/2016).

Survei yang dilakukan selama satu minggu tersebut, menunjukan bahwa masih ada sejumlah perusahaan media yang belum memberikan THR kepada para jurnalisnya. Juga temuan yang menunjukan perusahaan media yang membayarkan THR tanpa mengacu pada peraturan undang-undang.

Tercatat sebanyak 7 dari 24 perusahaan media di Kota Bandung yang tidak memberikan THR sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bahkan ada satu perusahaan media cetak yang belum memberikan THR sampai dengan H-6, hari raya.

Terkait temuan dari survei tersebut yang menunjukan masih ada pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 6/2016, Ketua AJI Bandung Adi Marsiela mengajak para pekerja media untuk melaporkan pelangaran tersebut ke Dinas Tenaga Kerja setempat.

“AJI Bandung mengajak seluruh pekerja media untuk melaporkan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan. Dan Dinas Tenaga Kerja seharusnya melakukan pengawasan secara maksimal dengan memanggil perusahaan media yang berkantor pusat di Bandung,” ujar Adi.

Adapun survei tersebut melibatkan 24 responden yang telah bekerja selama 9 bulan hingga 13 tahun. Yang terdiri dari 9 media cetak lokal dan nasional, 8 televisi lokal dan siaran nasional, 3 stasiun radio, dan 4 media dalam jaringan. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]