KSBSI Buka Posko Pengaduan THR

Jakarta — Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), membuka posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR), bagi para buruh. Posko ini dibuat untuk menampung pengaduan buruh atas tindakan pengusaha nakal yang tak membayarkan THR pada buruhnya.

Hal itu disampaikan oleh Presiden KSBSI, Mudhofir. Ia mengatakan bahwa pembukaan posko ini dilakukan di semua kota/kabupaten se-Indonesia. “Pembukaan posko ini seperti yang sudah dilakukan KSBSI pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Mudhofir.

Ditegaskannya, pengaduan dari para buruh, nantinya akan ditindaklanjuti agar buruh dapat menikmati haknya di hari raya. Hak buruh tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) No. 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan.

Atas terbitnya Permenaker tersebut, KSBSI juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah yang dinilai cepat memberikan respon terhadap buruh yang akan merayakan hari raya keagamaan (Idul Fitri) pada awal Juli 2016. “Dengan masa kerja minimal satu bulan, maka buruh yang baru bekerja sudah bisa menikmati THR,” katanya.

Selain apresiasi, Mudhofir juga memberikan kritik terhadap Permenaker tersebut. Menurutnya, masih ada celah yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha nakal. “Buruh kontrak yang masa kerjanya berakhir sebelum hari raya, maka tidak mendapatkan THR keagamaan,” ujarnya menjelaskan.

Ia mengatakan bahwa celah ini akan berpotensi dijadikan pengusaha nakal untuk segera menyudahi masa kerja buruh kontrak. Atau juga perusahaan menerima karyawan baru dengan masa kerja kurang dari satu bulan.

“Pemerintah harus lebih jeli dalam mengawasi praktik pembayaran THR keagamaan. Terutama untuk perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan karyawan kontrak dan outsourcing,” pungkasnya. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]