Aneh, Kepala Disnaker Pekanbaru Tak Tahu Adanya Permenaker THR yang Baru

Pekanbaru – Cukup aneh rasanya jika seorang Kepala Dinas Ketenagakerjaan, tidak mengetahui telah terbitnya satu pertauran baru tentang ketenagakerjaan. Entah siapa yang salah, apakah pemerintah pusat yang tak memberitahukan, atau pemerintah daerahnya yang tak mengecek perihal aturan baru tersebut.

Hal ini terjadi di Pekanbaru, Riau. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Pekanbaru, Johnny Sarikoen, ternyata belum mengetahui aturan baru Tunjangan Hari Raya (THR). Seperti diketahui, pada 8 Maret 2016 lalu, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri telah mengeluarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6/2016 tentang THR Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Seperti diwartakan oleh halloriau.com, Jonny Sarikoen mengaku tak mengetahui adanya Permenaker baru tersebut. Dan bahkan, ia telah mengeluarkan surat edaran tentang THR berdasarkan aturan yang lama. “Tidak tahu soal itu,” kata Sarikoen saat ditanya awak media, Minggu (12/6/2016).

Dimana dalam aturan yang lama, perusahaan wajib memberikan THR kepada buruh yang bekerja minimal 3 bulan berturut-turut. Sementara dalam Permenaker yang baru, poin tersebut diubah menjadi minimal 1 bulan berturut-turut.

Saat kemudian dijelaskannya aturan baru tersebut, ia mengatakan akan mengecek terlebih dahulu. Dan selanjutnya akan membuat surat edaran baru lagi, untuk meralat surat edaran yang lama. “Sudah kita buat edaran. Terpaksa diralat lagi, karena sudah kita tanda tangan. Kalau ini betul, akan kita ralat,” tutur Jonny. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]