Grup Band Marjinal akan Hadiri Sidang Kriminalisasi Buruh di PN Jakarta Pusat

Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menyidangkan kasus 23 butuh, 2 pengacara publik dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan 1 orang mahasiswa kembali akan digelar, Senin, 30 Mei 2016. Sidang akan berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB, dengan berbagai agenda persidangan atas 26 orang yang didakwa dalam peristiwa pembubaran paksa polisi pada aksi 30 Oktober 2015, di Istana Negara.

Sedianya PN Jakarta Pusat akan membacakan putusan sela atas keberatan 23 buruh terhadap dakwaan jaksa menjadi Senin, 30 Mei 2016. “Seharusnya, hakim membaca putusan sela pada Senin, 16 Mei 2016. Tapi, pembacaan diurungkan karena hakim tak kunjung menuntaskan pekerjaan membuat putusan sela,” ujar Maruli, salah seorang pengacara dari LBH Jakarta.

Sementara itu dalam persidangan perkara 2 pengacara LBH Jakarta dan 1 mahasiswa, jaksa penuntut umum sedianya akan kembali berusaha menghadirkan polisi sebagai saksi. Dimana sebelumnya sudah dua kali persidangan, jaksa penuntut umum gagal menghadirkan polisi tanpa alasan jelas.

Seperti dalam sidang-sidang sebelumnya, rencananya kelompok buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Indonesia (GBI) akan menjadikan persidangan nanti sebagai panggung perlawanan, dengan melakukan aksi massa di depan gedung PN Jakarta Pusat.

Dari rilis yang didapat oleh Kabar Buruh, pada aksi dan pengawalan sidang tanggal 30 Mei 2016 esok, akan juga menghadirkan grub band Marjinal. Kehadiran Marjinal selain menyuarakan protes, juga merupakan bagian penggalangan solidaritas terhadap para terdakwa, yang dianggap oleh GBI sebagai bentuk dari kriminalisasi perburuhan. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]