Hanif: May Day Sebaiknya di Isi dengan Bakti Sosial atau Donor Darah

Jakarta – Dalam rangka menyambut peringatan hari buruh sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Mei, atau lebih dikenal dengan sebutan Mayday. Menaker Hanif Dhakiri mengimbau agar para buruh memperingati May Day tahun ini dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif.

Menurut Hanif, paradigma May Day harusnya bisa berubah pada tahun ini. Ia mengatakan bahwa May Day selama ini identik dengan aksi-aksi buruh dan kerap membuat masyarakat resah. “May Day sering dapat stigma negatif, identik dengan demo, tidak tertib, macet bahkan anarkis. Publik kerap takut dan khawatir dengan adanya May Day,” papar Hanif.

Namun demikian, ia mengatakan juga bahwa pemerintah menyambut baik dan mengapresiasi perayaan hari buruh tersebut. “Pemerintah menyambut baik adanya Mayday ini. Juga mengucapkan selamat hari buruh Internasional. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar, kondusif dan aman,” kata Hanif.

Untuk itu, Hanif mengajak agar perayaan May Day tak lagi identik dengan aksi massa, namun dapat diisi dengan acara lain seperti baksi sosial atau donor darah. “Perayaan May Day dapat dilakukan juga dengan cara-cara yang lain, seperti melakukan bakti sosial, salat berjamaah dan donor darah, juga lainnya,” ungkap Hanif.

Selama ini, berbagai serikat buruh yang ada di Indonesia selama bertahun-tahun melakukan perayaan May Day dengan menggelar aksi dengan mobilisasi massa yang sangat besar. Begitu juga dengan tahun ini, puluhan ribu buruh akan menyasar Istana Negara dan gedung DPR RI. Selanjutnya, sebagian buruh juga akan melakukan deklarasi Ormas di Gelora Bung Karno. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]