89 Perusahaan di Jatim Disetujui Pengajuan Penangguhan Upah 2016

Surabaya — Jumlah perusahaan di Jawa Timur yang disetujui untuk mendapatkan penangguhan upah ternyata cukup banyak. Dari 93 perusahaan yang mengajukan penangguhan UMK 2016, Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur, menyetujui sebanyak 89 perusahaan.

Keputusan Dewan Pengupahan Provinsi Jatim, pada hari Selasa (19/1/2016), hanya menolak 4 perusahaan, atau sekitar 96% persetujuan permohonan. Angka tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 75 perusahaan yang disetujui, dari 85 perusahaan yang mengajukan, atau sekitar 88%.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Jawa Timur Sukardo, 93 perusahaan yang mengajukan penangguhan upah tersebar di berbagai daerah. Terbesar adalah perusahaan asal Sidoarjo sebanyak 26 perusahaan, lalu Surabaya 24 perusahaan, Pasuruan 19 perusahaan, Gresik 9 perusahaan dan Mojokerto sebanyak 8 perusahaan.

Sementara 4 perusahaan yang ditolak permohonannya berasal dari Surabaya dua perusahaan dan dua lagi dari Kabupaten Pasuruan. Dewan pengupahan menolak usulan penangguhan UMK 2016 keempat perusahaan, karena tidak melampirkan kesepakatan antara pengusaha dan serikat pekerja.

Keputusan penetapan izin penangguhan UMK di Dewan Pengupahan sedianya akan disampaikan ke Gubernur Soekarwo, pada hari ini (21/1/2016), untuk ditetapkan melalui Peraturan Gubernur. “Untuk 89 perusahaan yang diterima usulan penangguhannya, maka mereka bisa membayar gaji karyawannya dengan UMK tahun 2015 sesuai dengan wilayahnya masing-masing,” ujar Sukardo.

Selain adanya kesepakatan antara pengusaha dan serikat pekerja, verifikasi lain yang dilakukan Dewan Pengupahan dalam pertimbangan pengambilan keputusan adalah; audit neraca keuangan perusahaan secara independen. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]