Labour Institute Indonesia Nilai Menaker Layak Diresufle

Jakarta — Isu resufle kabinet semakin menguat pada beberapa waktu ini. Sebelumnya publik juga sempat dihebohkan dengan penilaian kinerja menteri oleh menteri yang lain, yaitu Menpan RB Yuddy Chrisnandi yang dinilai telah melewati kewenangan presiden.

Salah satu Menteri yang dinilai mendapat rapor merah oleh penilaian Yuddy, adalah Kementerian Ketenagakerjaan dibawah kepemimpinan Hanif Dhakiri. Namun demikian, penilaian yang sama ternyata juga muncul dari Analis Ekonomi dan Politik Labor Institute Indonesia (LBI) Andy William Sinaga.

Ia mencatat bahwa banyak menteri di kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang tidak profesional dan harus segera diganti. Salah satunya kata dia, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. Dia menganggap politikus PKB itu tidak cakap dalam mengatur tata laksana dan perlindungan tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Salah satu yang dianggap buruk dalam kinerja memberikan perlindungan bagi TKI adalah perihal belum ada langkah untuk mencegah hukuman mati bagi TKI di Arab Saudi.

Sementara untuk persoalan kinerja ketenagakerjaan dalam negeri, Menaker Hanif Dhakiri dinilai belum menjalankan program ‘Tri Layak’, yang pernah diusung Jokowi ketika kampanye presiden di depan para buruh. Yaitu hidup layah, upah layak, dan kerja layak.

“Konflik hubungan industrial di Indonesia ini grafiknya masih cukup tinggi, seperti antiserikat buruh, konflik pengupahan, dan sistem kerja kontrak dan outsourcing,” tegas Andy seperti dikutip Okezone.

Jika dilihat dari kaleidoskop selama 2015, beberapa peraturan tentang ketenagakerjaan yang dibuat memang banyak menuai protes dari kalangan serikat buruh. Seperti peraturan pemerintah tentang jaminan hari tua ataupun tentang pengupahan. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]