Toro: Bersolidaritas Akan Membuat Buruh Semakin Kuat

Jakarta — Aksi buruh dari PT Dwipa Manunggal Kontena (DMK) yang berlokasi tak jauh dari pelabuhan Tanjung Priok pada Senin lalu terlihat cukup ramai. Puluhan orang sejak pagi hari yang mendung telah berdiri membentangkan berbagai spanduk.

Namun ternyata buruh-buruh yang melakukan aksi pada saat itu bukan hanya dari buruh PT DMK. Hadir juga beberapa buruh dari pabrik lain yang ikut meramaikan massa aksi yang kebanyakan mengenakan kaos berwarna Merah.

Salah satu yang hadir adalah Toro (41) yang bekerja di PT Jasa Olah Handal. Ia datang untuk bersolidaritas terhadap nasib buruh PT DMK yang di PHK sepihak oleh manajemen dan sampai saat ini belum mendapatkan haknya berupa pesangon.

Toro bekerja sebagai buruh bongkar muat barang. Ia beralasan hadir dalam aksi untuk memberikan semangat dan dukungan moral kepada rekan-rekan sesama buruh yang mengalami PHK. Kebetulan memang ia juga anggota dari Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), sama seperti rekan-rekannya yang di PHK.

Menurutnya, dengan datang memberikan solidaritas seperti yang ia lakukan, akan mampu membangun kekuatan bagi kaum buruh dalam memperjuangkan haknya. “Kalau ini terjadi terhadap saya sudah jelas akan membuat saya kecewa karena saya bekerja sudah lebih 10 tahun,” tuturnya mencoba membayangkan.

Serikat buruh dianggapnya sebagai sebuah kendaraan yang akan mengantarnya menuju pemenuhan hak-hak normatif buruh. Tentu untuk menuju pemenuhan tersebut penuh dengan perjuangan yang harus dilakukan bersama-sama dengan anggota serikatnya yang lain.

Motonya satu; jika kita berserikat, maka satu disakiti yang lain juga akan merasakan sakit. “Bersolidaritas akan membuat kita menjadi semakin kuat dan solid. Kalau buruh tidak solid tentunya akan menguntungkan perusahaan,” jelasnya.

Soliditas serikat buruh akan membuat perusahaan tidak bisa semena-mena terhadap buruhnya dan juga tidak akan dengan mudah menekan pekerja. Ia ikut berserikat dalam FBTPI sudah sejak lama dan telah merasakan berbagai manfaat bagi dirinya yang seorang buruh.

Solidaritas adalah sebuah modal sosial yang sangat besar, dan itu menjadi sangat penting bagi buruh yang tidak memiliki modal atau kekuasaan untuk dapat membantunya menyelesaikan berbagai masalah yang sering kali dialami oleh buruh.

Solidaritas juga telah menembus batas-batas pabrik, melepaskan sekat-sekat organisasi, merekatkan rasa senasib sepenanggungan. Karena apa yang dialami satu buruh disebuah perusahaan, juga banyak dialami oleh buruh di perusahaan lain. Dan inilah yang dimiliki serta dipraktekanoleh Toro.

Pada solidaritasnya terhadap perjuangan buruh PT DMK, ia tak hanya akan ikut dalam aksi di depan perusahaan. Selanjutnya ia juga akan ikut serta dalam rencana untuk geruduk Suku Dinas Ketenagakerjaan Kakarta Utara yang tidak menunjukan kepeduliannya terhadap kasus PHK tanpa pesangon tersebut. (jum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]