Besok Ribuan Buruh Tangerang Kembali Aksi Tolak PP Pengupahan

Tangerang – Meski telah ditandatangani Presiden Jokowi dan seluruh provinsi di Indonesia sudah menetapkan kenaikan upah minimum sesuai dengan formulasi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 tentang Pengupahan. Namun berbagai kalangan buruh terlihat tetap bergerak melakukan aksi-aksi penolakan terhadap kebijakan tersebut.

Setelah hari ini ribuan buruh mendatangi kantor Gubernur Jawa Barat untuk menuntut pencabutan PP Pengupahan. Esok sedianya ribuan buruh di wilayah Tangerang akan kembali turun ke jalan untuk tuntutan yang serupa.

Ribuan buruh tersebut tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang Bergerak (KABUT Bergerak) yang berasal dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. Ssedianya akan melakukan aksi menutut pencabutan PP Pengupahan, dimulai pada pagi hari di kantor Gubernur Banten.

Selain menuntut pencabutan PP Pengupahan, para buruh juga mengusung tuntutan untuk merevisi UMK tahun 2016 yang telah ditetapkan sesuai dengan PP Pengupahan, serta pemberlakukan upah sektoral. Isu lain yang juga akan disuarakan oleh buruh adalah penolakan pencabutan subsidi listik yang memberatkan kaum buruh di Indonesia.

Menurut Sunarno, Sekjend Konfederasi KASBI, aksi besok adalah pembuktian bahwa buruh belum kalah dalam melawan kebijakan yang dinilai tidak pro buruh. “Kami tidak kalah, kami hanya belum menang. Dan kami akan terus berjuang,” tegasnya. (jum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]