Ribuan Buruh Kembali Geruduk Istana Menolak RPP Pengupahan

Jakarta — Aksi-aksi buruh yang menolak Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengupahan masih masif terjadi. Siang ini Istana Negara untuk kesekian kalinya kembali digeruduk oleh sekitar 4000-an yang tergabung dalam Komite Persiapan Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia (KP-KPBI).

Seperti diberitakan sebelumnya, pada tanggal 20 Oktober 2015, ribuan buruh dari KSPI juga melakukan aksi nasional secara serentak menolak RPP Pengupahan. Dan pada tanggal 22 Oktober 2015, ribuan buruh tangerang juga mendatangi Kantor Pemerintah Daerah untuk tuntutan yang sama.

Dalam berbagai orasinya, para buruh mengatakan bahwa RPP Pengupahan ini dibuat dalam kerangka untuk menyelamatkan krisis kapitalisme dalam bentu pelemahan rupiah dan perlambatan ekonomi. Dan untuk memulihkan kondisi ekonomi serta mendatangkan investasi, buruh dijadikan korban dengan diterbitkannya RPP Pengupahan.

Menurut Michael Oncom dari Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), RPP Pengupahan membuat upah buruh menjadi murah dan menurunkan biaya produksi bagi para pengusaha. “Hal ini menunjukan dengan jelas bahwa rezim Jokowi-JK menganut paham Neoliberalisme dab melindungi kepentingan modal dari pada kaum buruh dan rakyatnya,” tegasnya.

Selain mengkritisi perihal formulasi pengupahan yang pada tidap tahunnya kenaikan upah akan sangat kecil, tidak sampai 10%, KP-KPBI juga mengkritisi proses pembentukan RPP Pengupahan yang tidak melibatkan buruh dalam pembentukannya.

“Dalam satu forum dialog yang dibuat oleh Menaker beberapa waktu yang lalu, bentuknya hanyalah sosialisasi RPP Pengupahan bukan untuk pembahasan dan mengambil keputusan. Padahal hampir semua serikat buruh dengan tegas menolak RPP Pengupahan tersebut,” sambungnya.

Dalam aksi tersebut, massa buruh sempat berhadapan mendekati kawat berduri yang dipasang oleh aparat keamanan. Sedianya pada November 2015 nanti, berbagai serikat buruh akan melakukan aksi mogok nasional untuk menolak RPP Pengupahan tersebut. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]