PP Pengupahan Belum Terbit, Disnakertrans Jakarta Tetap Gunakan Penentuan Upah Berdasarkan KHL

Jakarta – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta sedianya tetap akan menyerahkan rekomendasinya terkait dengan nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) yang didasari hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan oleh Dewan Pengupahan DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Hal ini dilakukan, karena sebelum pengumuman paket kebijakan ekonomi jilid IV yang diumumkan pada 15 Oktober 2015 lalu, dewan pengupahan DKI Jakarta telah melakukan survei KHL. Padahal dalam pengumuman paket kebijakan yang di dalamnya terkandung formulasi pengupahan baru, ditegaskan oleh Kementerian Ketenagakerjaan harus sudah diberlakukan untuk penentuan upah tahun 2016.

Kepala Disnakertrans Priyono mengatakan bahwa pihaknya tetap akan melampirkan hasil survei tersebut ke Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. “Selain mekanisme pengupahan sesuai paket kebijakan jilid IV, kami juga memberitahukan survei KHL yang telah kita lakukan sebelum paket kebijakan ekonomi jilid IV diumumkan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya saat ini juga masih menunggu diterbitkannya secara resmi Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan. Dan selama PP tersebut belum dikeluarkan dan diterimanya, Disnakertrans DKI Jakarta tetap akan melanjutkan proses pengupahan dengan menggunakan mekanisme yang lama, yang berdasarkan survei KHL oleh dewan pengupahan.

Hasil survei KHL DKI Jakarta itu sendiri diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta kemarin (23/10/2015) setelah satu hari sebelumnya disepakati dalam rapat dewan pengupahan. “Selama belum ada PP resmi, maka mekanisme lama yang tengah kami kerjakan masih boleh dipertimbangkan,” jelasnya.

Seperti diketahui bahwa pemerintah telah mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid IV di bidang ketenagakerjaan beberapa waktu lalu. Namun dalam pengumuman yang disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, ia menyampaikan bahwa RPP Pengupahan akan segera ditandatangani. Namun sampai saat ini belum muncul PP Pengupahan yang telah ditandatangani oleh Presiden. (gum)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]