Menaker: Ada Juga Serikat Pekerja yang Mendukung RPP Pengupahan

Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan bahwa formula penguapahan baru yang termaktub dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengupahan, juga mendapatkan dukungan dari kalangan serikat buruh.

Seperti diketahui bahwa selama ini banyak serikat buruh yang menolak RPP Pengupahan dengan melakukan aksi-aksi di Jakarta dan berbagai daerah lain. “Meski ada penolakan dari sejumlah serikat pekerja, namun jumlah pekerja bisa menerima formula baru tersebut juga tidak kalah banyaknya,” ujarnya kemarin (22/10/2015).

Menaker juga meminta para buruh dan serikat buruh yang menolak formula baru ini untuk tidak membuang-buang energi melakukan aksi demonstrasi hingga mogok kerja. Hal tersebut menurutnya tidak akan membuat upah yang diterima pekerja lebih baik.

“Ada memang yang menolak. Yang menerima juga banyak. Nggak perlu ramai-ramai dan ribut-ribut, nggak perlu menghabiskan energi, karena upahnya tiap tahun pasti naik,” tandasnya seperti dikutip oleh Liputan 6.

Menurutnya jika kenaikan upah minimum tiap tahunnya terlalu tinggi, maka akan membuat investor enggan menanamkan modalnya di Indonesia sehingga tidak ada lapangan kerja baru yang bisa tercipta. “Pemerintah harus pikirkan mereka yang bekerja, belum bekerja dan dunia usaha,” terangnya.

Hanif juga menegaskan, pada intinya kebijakan tersebut dibuat bukan hanya untuk kepentingan pekerja, tetapi juga mengakomodasi kepentingan masyarakat usia produktif yang belum mendapatkan pekerjaan. “Ke depan akan mengikuti iklim investasi dan dunia usaha yang lebih baik karena ada kepastian. Para pekerja akan memiliki kepastian yang berwujud peningkatan upah setiap tahun,” jelasnya. (idr)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]