Tahukah Anda Bangunan Pabrik Terbesar di Dunia?

Pabrik apa yang paling besar di dunia? Sebagai clue, pabrik tersebut terletak di Everett, Washington, Amerika Serikat. Pabrik tersebut menempati area seluas 398.000 m². Jika area pabrik tersebut dibangun lapangan sepakbola, maka akan ada sebanyak 48 lapangan sepakbola di area tersebut.

Pabrik tersebut juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti kedai kopi, kafe, teater, toko dan berbagai fasilitas lainnya. Untuk mengelilingi pabrik tersebut, harus menggunakan kendaraan yang memang telah disediakan oleh pabrik tersebut.

Ya, dia adalah pabrik pesawat Boeing. Inilah pabrik pesawat Boeing yang disebutkan sebagai bangunan terbesar di dunia berdasarkan kapasitas muat. Boeing 747, 767, dan 777 diproduksi di dalam pabrik ini.Dan pabrik ini dibuka untuk pengunjung yang ingin merasakan tur bernama Future of Flight Aviation Center & Boeing.

Boeing didirikan oleh William Edward Boeing, seorang pebisnis dan penebang kayu yang sukses. William lahir dari sebuah keluarga kaya keturunan Jerman, di Detroit, Michigan, Amerika Serikat. Keluarganya merupakan pemilik dari perusahaan pertambangan dan perusahaan perkayuan yang sukses.

Bersama rekannya George Conrad Westervelt, pada tahun 1916, dia mendirikan perusahaan pabrik pesawat terbang yang saat itu bernama Pacific Aero Products. Ketika Amerika Serikat terlibat dalam Perang Dunia Pertama, Boeing mengganti nama perusahaannya menjadi Boeing Airplane Company yang kemudian dikenal dengan sebutan Boeing Company.

Perang memungkinkan Boeing Company mendapatkan tender pengadaan 50 pesawat dari Korps Penerbangan Amerika Serikat. Bisnisnya kemudian berkembang pesat menjadi salah satu perusahaan raksasa. Dan di tahun-tahun menjelang Perang Dunia Kedua, industri ini semakin berkembang hingga mampu menarik puluhan ribu pendatang sebagai pekerja.

Setelah Perdang Dunia berakhir, Boeing kemudian berkonstentrasi pada industri pesawat terbang komersial yang kemudian juga sukses pula membangun jasa pelayanan surat yang cepat dan efisien.

Selain di Everett WA, Boeing juga memiliki pabrik di selatan Seattle, dan sedianya juga akan membangun pabrik di China pada tahun ini, melalui kerja sama dengan sebuah perusahaan negara.

Pabrik baru tersebut akan lebih diarahkan pada perakitan dan pengecatan pesawat jenis 737 yang dibuat di AS. Mitra perusahaan negara Cina juga akan membeli pesawat-pesawat Boeing senilai US$38 miliar. Boeing memperkirakan bisa menjual sekitar 6.300 pesawat dengan nilai sekitar US$950 miliar ke Cina dalam waktu 20 tahun mendatang.

Walau mayoritas produksinya telah menggunakan tekhnologi canggih dengan sistem robot, namun secara menyeluruh, pabrik tersebut mempekerjakan lebih dari 6.000 orang. Boeing selalu menggunakan pekerja kontrak serta “asisten industri” untuk membantu karyawannya jika kegiatan meningkat, serta adanya program yang membutuhkan peningkatan produksi. Hal tersebut merupakan standar dalam industri penerbangan.

*dihimpun dari berbagai sumber

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]