RPP Pengupahan Masuk Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III, Kemungkinan Sore Ini Diumumkan

Jakarta – Kemarin malam (6/10/2015) Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution memimpin rapat koordinasi (rakor) dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengupahan. Rakor sendiri dimulai pada pukul 17.00 WIB dan selesai sekira pukul 21.00 WIB.

Namun Darmin Nasution masih enggan untuk menyampaikan apa yang dihasilkan dari rakor tersebut, dan memilih publik untuk menunggu pengumuman resminya. Ia mengatakan bahwa RPP Pengupahan tersebut merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi jili III, pemerintahan Presiden Jokowi.

Darimin menyerahkan informasi detail tentang RPP Pengupahan tersebut kepada Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri untuk menyampaikannya selaku menteri teknis. “Yang pasti, ini akan masuk ke paket kebijakan jilid III, minggu ini akan diumumkan” jelas Darmin.

Sementara itu, menurut Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyebut, formula sistem pengupahan yang dirancang dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mempunyai dua kepastian untuk para buruh. “Kepastian pertama upah buruh naik setiap tahun. kedua, besaran kenaikan upah predictable,” kata Hanif.

Pada dasarnya formula sistem pengupahan ini akan memberikan kepastian kepada dunia usaha. Dunia usaha selama ini mengeluhkan sistem pengupahan yang selalu naik setiap tahun, namun besarannya tidak masuk akal. Menurutnya sistem pengupahan yang baru tersebut juga akan memasukan komponen kebutuhan hidup layak.

Simon SH, dari Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menyatakan bahwa RPP Pengupahan akan mencabut PP No. 8 tahun 1981 tentang Perlindungan Upah. Ia menilai bahwa RPP Pengupahan ini bukan ditujukan untuk kaum buruh, tapi untuk kepentingan pengusaha.

Ia juga mengkritisi dalam RPP Pengupahan tersebut yang meniadakan sanksi pidana apabila tersejadi pelanggaran pengupahn yang dilakukan oleh pengusaha. Dalam RPP Pengupahan yang barucuma ada sanksi administratif seperti tidak akan dikeluarkannya izin mempekerjakan tenaga kerja asing, izin penyedia jasa tenaga kerja, pelatihan kerja, dan lain sebagainya. (pur)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]