18 Triliun Disiapkan Oleh BPJS untuk Dana JHT Bagi Korban PHK

Lampung – Mengantisipasi jumlah buruh yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan berbondong-bondongnya para buruh untuk mengambil haknya yang berupa dana Jaminan Hari Tua (JHT) yang pada tanggal 1 September 2015 sudah bisa diambil oleh buruh dengan berbagai syarat.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah menyiapkan dana sebesar 18 triliun rupiah di tahun 2015 ini untuk buruh yang ingin mengambil jaminan hari tuanya, karena berhenti bekerja yang disebabkan terkena PHK atau alasan lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pelayanan dan Pengaduan BPJS Ketenagakerjaan, Ahmad Riyadi, dalam acara sosialisasi BPJS di Bandar Lampung. Ahmad meyakinkan kepada masyarakat bahwa BPJS Ketenagakerjaan siap untuk memberikan hak bagi buruh yang ingin mengambil dana JHT-nya, “Para pekerja yang sudah tidak bekerja tidak perlu khawatir dengan dana JHT, kami sudah siapkan 18 triliun untuk tahun ini,” ujarnya kepada para media.

Dalam acara yang bertajuk “Era Baru BPJS Ketenagakerjaan” tersebut, Ahmad Riyadi menuturkan bahwa sejak Peraturan Pemerintah tentang JHT telah di revisi dan diberlakukan per tanggal 1 September 2015 lalu, sudah ada sebanyak 24.993 buruh di seluruh Indonesia yang mengambil dana JHT miliknya.

Dari 24.993 buruh yang telah mengambil dana JHT-nya tersebut, BPJS Ketenagakerjaan telah mengeluarkan dana sebesar 187 miliar rupiah, dan diperkirakan masih akan terus bertambah sampai akhir tahun nanti.

Pada kesempatan itu pula, Ahmad meminta semua buruh yang mengambil dana JHT agar tidak perlu berdesak-desakan karena dananya pasti tetap ada, tidak akan lari. “Tak usah buru-buru sampai berdesak-desakan, karena toh duit pasti tak hilang,” ujarnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa proses pencairan dana JHT tersebut mudah dan tidak akan merepotkan buruh yang memiliki dana tersebut. Karena bagi siapapun yang ingin mengambil dananya, hanya cukup datang ke Kantor BPJS setempat untuk mengisi formulir dan selanjutnya pihak BPJS Ketenagakerjaan yang akan mentransfer dananya tersebut ke rekening pihak yang berhak. (Inilah Syarat-Syarat Pencairan Dana JHT)

Bahkan menurutnya, jika buruh tidak memiliki nomor rekening bank, pihaknya akan membuatkannya. (zeki)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]