Pekerja Perusahaan Netflix, Mendapat Cuti Melahirkan Satu Tahun Penuh

Senin, 10 Agustus 2015

Perusahaan penyewaan DVD online pertama dan terbesar di dunia asal Amerika, Netflix memberlakukan cuti melahirkan (maternity leave) dan cuti untuk ayah (paternity leave) selama satu tahun penuh bagi pekerjanya.

Pemberlakuan cuti tersebut agar istri atau suami dapat mengurus keperluan melahirkan dengan baik. Cuti tersebut berlaku ketika pekerja (atau istri pekerja) melahirkan atau mengadopsi anak.

Sama halnya dengan sistem cuti melahirkan yang berlaku secara umum, para pekerja Netflix juga akan mendapatkan gaji secara normal selama cuti.

Namun demikian, perusahaan membevaskan bagi para pekerjanya jika ingin bekerja paruh waktu atau bekerja kembali secara penuh. Bagi yang memilih bekerja kembali, masih diberikan kompensasi untuk pulang lebih awal dari jam kerja, untuk mengurus keperluan anak atau keluarganya.

Menurut pihak perusahaan, terkadang perusahaan hanya menginginkan keuntungan yang besar, namun melupakan bahwa para pekerja juga memiliki peran dan fungsi lain diluar lingkungan kerja, terutama di dalam keluarga.

Alasan itulah yang menjadi dasar bagi Netflix untuk memberlakukan cuti panjanng selama satu tahun. Dan setelah pengumuman pemberlakuan kebijakan yang baru tersebut, nilai saham dari perusahaan tersebut justru meningkat tajam. (MJ)

 

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]