Selama Lebaran, Kiriman Uang TKI Naik 25%

Malang, 21 Juli 2015

Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang Hari Raya, jumlah pengiriman uang dari luar negeri ke tanah air meningkat cukup tajam. Dan perputaran uang tersebut adalah sumbangsih besar dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Pada Lebaran 2015 ini, jumlah uang yang dikirim para pahlawan devisa tersebut melalui Kantor Pos Besar Malang meningkat tajam. Rata-rata kiriman uang dari luar negeri setiap hari Rp 350 juta naik menjadi Rp 650 juta. Dan diperkirakan selama sebulan jumlah itu akan menembus Rp 18 miliar.

Pengiriman uang terbanyak berasal dari Hong Kong, Taiwan, Malaysia, dan Arab Saudi. Para TKI mengirimkan uang kepada keluarga mereka di kampung halaman untuk keperluan belanja Lebaran.

Rata-rata setiap hari ada 400 transaksi, kini meningkat menjadi 700 transaksi. Transaksi pengiriman uang dari luar negeri biasanya berlangsung sampai sehari menjelang Lebaran. “Kiriman uang sudah meningkat sejak dua pekan sebelum Lebaran,” kata Manajer Penjualan Kantor Pos Besar Malang, Syamsudin.

Kiriman untuk warga Kalipare, Kabupaten Malang, selama sepekan menjelang Lebaran menembus angka Rp 3,5 miliar. Remitansi atau kiriman uang dari luar negeri terus mengalami pertumbuhan. Dalam dua tahun terakhir, saat menjelang Lebaran, remitansi naik pada kisaran 25 persen.

Sementara jumlah TKI yang tercatat berasal dari tiga wilayah tersebut mencapai 12 ribu buruh migran. Jika ditotal dalam kurun waktu satu tahun, jumlah kiriman uang dapat mencapai 40 milyar rupiah, seperti yang terjadi pada tahun 2014 lalu.

Namun angka sebesar itu baru dihitung dari tiga wilayah di Malang, Jawa Timur. Belum dihitung secara total dari keseluruhan wilayah di Indonesia yang menjadi daerah asal TKI. (ZG)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]gmail.com