Menaker: Buruh Asal China Legal dan Sementara

Jakarta, 1 Juli 2015

Akhirnya Kementerian Tenaga Kerja memberikan tanggapan terkait dengan pemberitaan disejumlah media, tentang eksodus buruh dari China di Banten.

Dalam penjelasannya, Hanif Dhakiri mengatakan bahwa Izin Memekerjakan Tenaga Asing (IMTA) yang diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk buruh dri China sejak 1 Januari 2014 sampai Mei 2015 adalah sejumlah  41.365 orang yang terpecah pada sektor Perdagangan dan Jasa 26.579 IMTA, Industri 11.114 IMTA dan Pertanian 3672 IMTA. Sementara, untuk yang saat ini masih berada di Indonesia hanya tinggal 12.837 orang.

Menaker juga membantah tenaga kerja yang tersebut adalah ilegal. Ia menegaskan semua IMTA yang kami keluarkan untuk perusahaan yang mempekerjakan buruh China tersebut sifatnya sementara, yaitu maksimal 6 bulan.

“Setelah 6 bulan, mereka harus kembali ke Negara asalnya. Dan para TKA itu kan hanya kerja di tahap konstruksi, bukan produksi. Jika kerja konstruksi sudah selesai, mereka harus segera pulang,” tegas Hanif.

Hanif menjelaskan untuk PT Cemindo Gemilang IMTA yang diterbitkan adalah 17. Untuk PT Cimona, terbitkan 432, dengan batas waktu kerja hanya untuk 6 bulan kerja.

Sementata itu, PT Cemindo Gemilang juga memberikan penjelasan soal isu pekerja asing asal China yang bekerja dalam proses pembangunan pabrik. CSR Manager PT Cemindo Gemilang Sigit Indrayana, setidaknya ada 400 orang asal China yang berizin.

“Kami merekrut mereka dari PT Sinoma dan China Harbour. Mereka semua memiliki keahlian khusus yang kami butuhkan untuk mempercepat penyelesaian pabrik Semen Merah Putih plus dermaga,” jelasnya.

Selama ini, Sinoma telah dikenal sebagai kontraktor di bidang Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) terbesar di seluruh dunia. Sedangkan China Harbour merupakan kontraktor yang membangun sebagian besar infrastruktur di China.

“Kedua kontraktor ini sangat berpengalaman dan memenuhi syarat yang kami butuhkan. Semua akan kembali kemanfaatanya untuk masyarakat, semakin cepat jadi, maka masyarakat segera menikmati infrastuktur yang bagus,” tambahnya. (AG)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]