Kemenaker Sudah Kantongi Formulasi Kenaikan Upah 5 Tahun

Jakarta – Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) dan Jaminan sosial Kemenaker Irianto Simbolon menyatakan, sudah mempunyai tentang formulasi kenaikan upah setiap 5 tahun sekali. Hanya saja belum mendapatkan titik kesepakatan mengenai besaran kenaikan.

Pihaknya akan merujuk kepada Undang-undang 13 mengenai penempatan upah minimum yang mempertimbangkan kebutuhan hidup layak (KHL) dan memperhatikan tingkat pertumbuhan ekonomi.

“Ada satu perhitungan yang seharusnya memang mendasar pada seluruh kebutuhan hidup dengan ukuran hidup layak. Hidup layak ini kan menurut undang-undang dia tidak serta merta capai 100 persen, bisa bertahap,” katanya disela-sela kunjunannya di Kementerian BUMN.

“Perlu ada formula fix sehingga tahun depan upah akan naik sekian. Investor dan pekerja buruh juga tenang. Ini maksudnya ditetapkan langsung setiap tahun ada kenaikan upah per periode lima tahun. Bukan lima tahun sekali,” jelas Irianto.

Sehingga dengan kepastian besaran kenaikan upah tahunan yang ditetapkan per lima tahun, para pengusaha dan buruh memiliki kepastian dalam hal kebaikan upah. (AG)

Apakah anda menyukai artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Redaksi Buruh

Redaksi Buruh

Kabar Buruh adalah media yang mengangkat berbagai berita dan artikel tentang perburuhan. Menerima tulisan berupa opini, berita, dan foto dari semua serikat buruh ataupun individu. Tulisan dapat kirim melalui email: [email protected]